English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail
Home » , , , » LILI DIMSUM: Lezat dan Berkhasiat

LILI DIMSUM: Lezat dan Berkhasiat

Written By RizalAbubakar Sidik on Minggu, 19 Juli 2009 | 12.28

Dimsum Kilat Mengkilat Rasanya Melejit Lezat
Hakau, Pokaicau, Maulingkau, Siomay, Hakkau Brokoli,

Bekasi  - kelanakuliner.com
Menanti suasana petang berlalu dan memasuki malam yang indah di jantung kota Bekasi, mungkin hanya di beberpa tempat istimewa yang berdekatan dengan perempatan pintu gerbang Tol Bekasi Barat. Ada Giant, Metropolitan Mall, Bekasi Cyber Park, Ramayana Dept Store dan Bekasi Square. Sepertinya hanya Bekasi Cyber Park yang cukup dikenal sebagai tempat jajanan kuliner dengan failitas hotspot dan live music.

Di lantai dua, saya coba ruang terbuka di sana dulunya ada band live music, namun beberapa perubahan temporer, terkadang pertunjukan diadakan di dalam secara bergiliran. Untuk makanan kelas ringan dan tak perlu repot serta saji cepat, sepertinya dialokasikan di bagian ruang terbuka.

Sedangkan makanan yang masuk kategori dinner dan meal ada di bagian area dalam. Namun begitu keduanya sama-sama memiliki keunikan dan kelebihannya masing-masing. Salah satunya adalah Lili Dimsum, yang berada di luar dan di barisan tengah.

Lili Dimsum yang dimiliki oleh Merry ini, memang hanya menyajikan makanan sehat khas Asia (berasal dari Korea). Rebusan aneka ikan atau udang yang dicacah kemudian dibungkus adonan tepung sagu campur terigu dan dikukus hingga tampak mengkilat dan kelihatan menarik, segar sertamengundang selera. Wangi bahan-bahan sayur dan bumbunya harum dan tak ada amis ikan sama sekali, di samping itu makanan ini sangat direkomendasikan karena proses pemasakannya yang tidak digoreng dengan minyak namun dikukus matang.

Kelezatan dimsum memang sudah dikenal di manca negara dan Dimsum Lili punya kekhasan. Seperti halnya siomay, maka salah satu menu favorit dan andalan Lili Dimsum adalah Hakau Dua Mata dan Hakau Brokoli. Dua jenis Hakau baik yang berisi Udang maupun ikan ini termasuk unik dan tak ada duanya di lain tempat. Dan perlu Anda ketahui, Dimsum Lili sudah menjadi supplier tetap dimsum beberapa hotel berbintang di Bandung, aku Merry yang menjadi wakil pemasaran & distribusi wilayah Bekasi.

Harganya pun relatif terjangkau untuk kelas BCP. Hanya dengan Rp.12.000,- satu porsi dimsum siap tersaji di meja Anda dengan jumlah 4 potong per paketnya. Mau Anda kombinasi dengan makanan lainnya? Tinggal Anda pilih sendiri, rata-ratanya harga serupa.

Rekomendasi saya adalah 3 bintang mengenai bentuk dan rasanya. Plus satu bintang perak untuk kategori makanan yang menyehatkan khususnya Anda yang menderita penyakit asam urat, kolesterol dan tekenan darah tinggi. Cepatlah Anda datang ke outlet Lili Dimsum baik yang di BCP atau yang ada di Taman Galaxy.
Dik Rizal - dobeldobel.com

Tulisan Terkait dengan Dimsum

Hasil Kursus Aneka Dimsum sama Orange Kitchen
Hari Ahad kemarin aku ikutan kursus aneka dimsum di Titan Fatmawati. Kursus ini di selenggarakan komunitas Orange Kitchen. Di komando dengan 3 orang chef dari sebuah hotel di bandung (jauh amat ya import chef-nya, jangan-jangan mau sekalian jalan-jalan “wink” ) suasama kursus dari jam 10 sampai hampir jam 4 sore jadi terasa fully loaded dengan banyak ilmu plus tips dan trik serta ada bonus resep
Sebelum aku lupa, aku buat catatan di blog ini. Semoga dengan begini makin banyak masukan dan aku tetap ingat dengan hasil kursus (dan mesti di praktekkan ya…secara makanan ini eunak).Kursus Aneka Dimsum Orange Kitchen
By chef Rudi dan Andi 9 november 2008. Titan Fatmawati.
Kulit Hakau
Bahan :
1000 gr tepung tangmien
500 gr tepung sagu
500 gr air panas

Cara membuat :

  1. Campur rata tepung tangmien dan tepung sagu. Setelah dicampur bagi menjadi 2 bagian.
  2. Tambahkan air mendidih sambil di uleni sambil ditambah campuran tepung sedikit demi sedikit sampai tercampur rata.
  3. Kalau adonan sudah jadi bungkus dengan plastik supaya adonan tidak cepat kering dan keras.
Kulit Kuotie dan shanghai shiolung pao

Bahan :

600 gr tepung terigu kunci
30 gr tepung sagu
300 gr air panas mendidih
1 sdm minyak

Cara membuat :

  1. Campur terigu dan sagu.
  2. Siram dengan air panas, aduk sampai jadi adonan.
  3. Roll bulat-bulat. Iris/potong. Kemudian giling supaya bentuknya bulat.
Mantau dan kulit shiuolung pao

Bahan :

600 gr terpung terigu kunci
150 gr gula
16 gr ragi instant (mis. Fermipan)
8 gr baking powder
5 sdm santan Kara
250 gr air



Cara membuat :

  1. Masukkan semua bahan kecuali air.
  2. Masukkan air sedikit demi sedikit, aduk adonan sampai kalis.
  3. Roll panjang dan bulat, kemudian potong-potong. Untuk mantau setelah bulat tekan sedikit di bagian atas jadi ntar bentuk adonan yg dikukus tidak bulat tapi agak oval.
  4. Semprot dengan air, diamkan 30 menit, kemudian kukus sampai matang.

    Kaki ayam.

    Bahan :
    600 gr kaki ayam
    4 gr garam
    15 gr chicken powder (misal royco, knorr)
    15 gr gula
    25 gr tepung sagu
    1 sdm saus tiram
    2 sdm saus sambal
    150 saus merah (resep ada di bawah)
    2 sdm tausi
    20 gr bawang putih goreng
    Minyak wijen secukupnya
    2-3 buah bunga lawang/star anise

    Bawang adun, bawang
    bombay, jahe, diiris.

    Cara membuat :
    1. Potong kaki ayam jadi 2 bagian.
    2. Rebus kaki ayam kemudian goreng (sebaiknya dengan minyak goreng bekas supaya hasilnya kaki ayam lebih coklat).
    3. Setelah di goreng angkat, letakkan di wadah campur dengan bawang daun, bawang bombay, jahe dan bunga lawang. Campuran ini bisa direbus selama 45 menit atau cara lain tambahkan air kemudian kukus selama kurang lebih 1 jam.
    4. setelah itu tiriskan. Campur dengan sagu.
    5. Di tempat lain campur chicken powder, garam, gula, saus merah, tausi, minyak wijen, saos sambal. Aduk sampai kalis.
    6. Setelah tercampur rata dan kalis masukkan kaki ayam.

    Saus Merah
    Bahan :
    350 gr gula
    50 gr chicken powder
    35 gr kecap asin
    70 gr saus tiram
    35 gr mushroom soy sauce
    Campur semua bahan di atas (A)
    160 gr tepung sagu
    70 gr tepung maizena
    200 gr air (kalau air kurang ambil dari 1000 gr air yg sudah ditulis di bawah)
    Campur rata jadi seperti pasta (B)
    1000 gr air
    Pewarna merah secukupnya

    Bumbu :
    ½ butir bawang bombay
    1 buah jahe
    4 tangkai bawang daun
    3 buah bawang merah
    3 buah bawang putih
    Cincang halus bahan bumbu

    Cara membuat :
    1. Tumis bumbu cincang sampai harum.
    2. Tambahkan bahan A yg sudah tercampur rata tadi. Tambah air, masak sampai mendidih. Setelah itu saring.
    3. Masukkan bahan B, aduk sampai kental dan mendidih, beri sedikit minyak supaya tidak gosong/lengket.
    4. Masukkan ke kulkas, inapkan selama semalam. Hasilnya seperti lem kanji warna merah.
    5. Saus merah siap digunakan sebagai bumbu untuk kaki ayam atau untuk campuran ayam sebagai isian bakpau.

    Isi Siomay
    Bahan :
    400 gr paha ayam filet, potong kotak
    200 gr udah, kupas, potong kotak
    20 gr tepung sagu
    5 gr garam
    10 gr chicken powder
    15 gr gula
    20 gr jamur shitake, potong kotak
    Minyak wijen sesuai selera

    Cara membuat :
    1. Campur ayam, udang, dan jamur yg suddah dicuci bersih dan di potong kotak.
    2. Masukkan potongan ayam ke dalam campuran garam, lada, sagu, aduk hingga campur rata. Kemarin pas kursus di aduk pakai mikser pakai padle atau K beater. Di aduk sampai ”benyek”.
    3. Kemudian tambahkan gula, chicken powder, dan udang. Aduk lagi sampai udang agak ”tercabik-cabik” pokoknya kondisi udang sudah tidak ”firm” seperti udang segar.
    4. kemudian masukkan jamur shitake, aduk rata lagi.
    5. Terakhir tambahkan minyak wijen sesuai selera.
    6. Setelah adonan isian siomay jadi masukkan ke dalam kulkas minimal 1 jam, supaya adonan gampang di bentuk dan tidak terlalu lembek.

    Isi Hakau
    Bahan :
    600 gr udang peci, kupas, potong kotak
    10 gr chicken powder
    5 gr garam
    15 gr gula
    15 gr sagu
    Minyak wijen sesuai selera
    Minyak bawang untuk olesan.

    Cara membuat :
    1. Aduk udang. Garam, sagu hingga ½ hancur. Kalau di kursus ya itu tadi, di aduk pakai mikser dengan pengaduk padle (bagi pemakai kitchen aid) atau K beater (bagi pengguna kenwood).
    2. Tambahkan chicken powder, gula, minyak wijen. Aduk lagi sampai rata.

3 comments:

Dandang Gendis mengatakan...

Hakau, merupakan jenis dim sum, yang umumnya berisi udang. Dim Sum memiliki arti "Touch the Heart", ini saya tahu setelah menonton sebuah program kuliner TV kabel di Travel & Living . Sering disebut juga Yum Cha, yang arti sesungguhnya adalah "Tea Drinking" dalam bahasa kanton.

Hakau merupakan sebutan dalam bahasa Indonesia, Há Cảo adalah nama vietnamnya, dan banyak nama lainnya seperti har gow , har gau,har kau, har gao, ha gao, ha gow, ha gau, har gaw, ha gaw, har kaw, ha gaau, har cow, or har gaau. Hampir mirip-mirip kan? jadi kalau meleset nyebut sedikit, masih bisa dimengerti oleh yang mendengar...Lol. see detail here: http://en.wikipedia.org/wiki/Har_gow; http://en.wikipedia.org/wiki/Dim_sum

Di Vietnam, hakau bisa dibuat dan dihidangkan seperti resep aslinya terutama di resto-resto cina, atau di toko-toko di pecinan. namun yang saya temukan hakau dalam versi vietnam agak beda dengan yang saya tahu, isinya bisa jadi melulu daging babi, dihidangkan dengan sejenis kecap yang rasanya agak manis, sambal botol dan rau răm, daun-daunan yang bentuknya mirip kangkung tapi kecil dan baunya harum.

Versi saya? Hakau, rau răm, cincangan daun selada, daunt mint dan tomat. Enak? yah..untuk penggemar sayur macam saya, asal sayur bagi saya enak-enak saja. Wong cincau hijau saja saya makan begitu saja tanpa apa-apa, yang buat orang-orang di apartemen bisa menimbulkan reaksi semacam "makan cincau saja...???". Ya sudah lah, toh apa-apa yang saya makan sudah lama menimbulkan banyak reaksi bagi orang-orang di sekitar saya. Gak makan nasi heran, makan sayur doang heran, makan cincau heran, minum susu tawar heran, melihat bentuk salad yang saya buat juga heran...

Nah, hakau dan segudang sayuran, sebetulnya juga dipicu oleh cara makan orang vietnam yang apa-apa doyan dihidangkan dengan se-kebun sayuran. Setelah melihat cara menghidangkan si hakau ini, saya pikir-pikir daripada si rau răm itu sendirian, kan lebih baik saya carikan teman-teman nya, sehingga akhirnya makan Hakau dan...segudang sayuran :)

Riama Haryanto mengatakan...

Bikin hakau ini sebenernya udah pernah 2 kali saya coba membuatnya tapi selalu nga berhasil, kulit terlalu tipis, adonan lengket, pas diisi dan mau dirapikan tiba-tiba pecah, pokoknya bentuknya amburadul deh. Jera? Engga sih... cuma tepung tang mien itu kan kalo di daerah rumah saya kan nga ada yang jual jadi mesti ke toko bahan kue yang besar baru bisa nemu tuh tepung tang mien. Dan kebetulan sekali saya main ke sitenya Dhona dan disana ada foto hakau bikinnya, liat fotonya langsung laper deh dan kebeneran banget saya masih punya simpanan tepung tang mien yah sudah langsung cari buku primbon saya yang isinya resep-resep yang mau saya cobain :D Lihat bahan-bahannya dan pagi-pagi sekali saya pergi ke pasar buat cari udang dan rebung untuk keperluan pembuatan hakau. Selesai belanja saya buru-buru pulang dan mempersiapkan semua keperluan pembuatan hakau.

Kali ini proses pembuatan hakaunya nga seperti biasanya, saya kali ini bikinnya cepat :D dalam menguleni adonan sampe ngak lengket, trus menipiskan adonan dan kemudian dirapikan pake cutter ring (jadi kulit hakau saya bunder gitu :D) juga sukses... waktu mengisi dan membuat lipatan-lipatannya juga bisa walau lipatan-lipatan itu masih jelek :) selagi bikin hakau, dandang kukusan untuk mengukus hakau udah saya panaskan supaya nga kelamaan nunggunya. Selesai pembuatan hakau saya langsung kukus deh tuh hakau, kira-kira 10 menitan gituh hakau saya udah matang dan bentuknya pun cantik (biar itu cuma kata saya :D)... Yiiihhhaaa.... BERHASIL!!! BERHASILLL!!! Seneng dong :D Cuma bagian tengahnya agak ketebelan ya? Kurang tembus pandang sih :D he he he...Abis tuh langsung dicobain... enak :D langsung panggil David si pencicip cilik yang suka banget makan dimsum... pas dia lihat dia langsung bilang "mama mie mau". Hah? Kok mie? :P ternyata ohhh ternyata gara-gara dia lihat sumpit dia kira itu mie ... he he he... anak pinter :) Akhirnya Dave makan 2 potong hakau aja :) Lain kali kalo membuat hakau saya akan coba untuk melipat hakau lebih baik lagi :D dan yang pasti tembus pandang ampe ke bagian isi ;)

Lemon Kitchen Ramadhan Promo mengatakan...

Selama Ramadhan nanti, Lemon Kitchen yang ada di Jl. Tebet Barat I No. 9, Jakarta Selatan menawarkan paket promo dengan harga Rp 10.000,- Pengunjung bisa menikmati aneka dimsum antara lain hakau, siomay (4 buah) , bakpau (3) dan ceker ( satu porsi). Penawaran ini berlaku hingga akhir Ramadhan tahun ini. Disamping itu selama Ramadhan, Lemon Kitchen juga memberikan free Tajil untuk mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa. Free tajil berupa buah kurma dengan isi keju. Tak ketinggalan, ada welcome drink yang setiap hari berupa. Menurut Amelia Wibowo dari Lemon Kitchen, welcome drink antara lain es cendol, es kelapa nangka, fruit cocktail yang berisi potongan buah blewah dan melon. Free tajil berlaku dari pukul 17.00 petang hingga 19.00 malam.

Weblink Terkait Dengan Profil Usaha

BeritaTerkini

Follow by Email

FORMULIR MITRA WARALABA

Klik di sini untuk pengisian formulir kemitraan usaha waralaba

Chat Box dengan Kami

Popular Posts

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. . profil usaha . - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger