English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail
Home » , , » Smart Pets the place for Pet Food, Accessories & Care

Smart Pets the place for Pet Food, Accessories & Care

Written By dobeldobel.com on Rabu, 23 September 2009 | 21.53


MAKANAN,
AKSESORIS & PERAWATAN

HEWAN PIARAAN ANDA
Smart Pets
Jl. Raya Jatiwaringin 143, Telp (021)9120.4921

Bekasi, webrizal.com
Bila Anda tidak bermaksud mengembangbiakkan hewan peliharaan Anda, sangat direkomendasikan agar hewan kesayangan Anda disteril supaya lebih sehat dan berumur lebih panjang. Sterilisasi pada hewan betina sering juga disebut dengan spaying atau ovariohysterectomy, sedangkan pada hewan jantan sering disebut neutering atau castration atau orchydectomy (dalam bahasa Indonesia dikenal dengan kebiri). Untuk mudahnya semua prosedur tersebut akan kita sebut secara umum dengan sterilisasi.


Sterilisi dilakukan pada hewan dalam keadaan terbius total. Pada hewan betina prosedur ini mencakup pengangkatan sel telur dan rahim melalui bedah di bagian perut, sedangkan pada hewan jantan prosedur ini bertujuan untuk membuang testis dan hanya bagian kantung testisnya yang dibedah.

Kucing dapat disteril ketika berumur 5-8 bulan. Beberapa organisasi yang peduli dengan overpopulasi kucing di Amerika bahkan menyarankan sterilisasi dilakukan pada umur 6-14 minggu, dan menurut penelitian tidak ada perbedaan dalam pertumbuhan kucing yang disterilisasi pada umur tersebut dengan yang berumur 5 bulan. Para ahli menyarankan sterilisasi dilakukan sebelum kucing memasuki pasa puber untuk mencegah munculnya perilaku kucing yang tidak diinginkan.

Menurut riset yang dilakukan di Amerika Serikat, tahun lalu ada sekitar 15 juta anjing dan kucing yang "dibuang" di tempat-tempat penampungan hewan (animal shelter), tetapi hanya 1 dari 10 hewan-hewan tersebut yang berhasil diadopsi (10 persen). Ini artinya sekitar 13,5 juta hewan tak berdosa tersebut terpaksa dimusnahkan dalam waktu satu tahun saja. Oleh karena itu, sebagai penyayang hewan yang bertanggung jawab, kita perlu melakukan tindakan terbaik untuk mengurangi jumlah hewan-hewan terlantar yang ada di lingkungan kita.

Di samping menekan populasi kucing, sterilisasi memiliki banyak manfaat kesehatan bagi kucing kesayangan kita sendiri. Berikut adalah di antaranya.

Bagi Kucing Betina:
1. Mengurangi risiko terkena kanker payudara. Idealnya sterilisasi dilakukan sebelum kucing betina mengalami birahi (heat) pertama kali.
2. Menghilangkan risiko terkena kanker rahim (karena rahim telah diangkat)
3. Menghilangkan risiko terkena penyakit pyometritis (penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang rahim kucing dan bisa berakibat fatal).
4. Kucing betina tidak akan mengalami birahi. Biasanya birahi terjadi selama 4-5 hari setiap 3 minggu. Selama masa birahi kucing akan mengeong dengan keras, berguling-guling dan lebih sering kencing (kadang-kadang di sembarang tempat) untuk menarik sang jantan.
5. Kucing akan lebih tenang dan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa kucing mengalami gangguan emosional atau kepribadian setelah menjalani operasi.

Bagi Kucing Jantan:
1. Mengurangi risiko terkena penyakit kanker payudara.
2. Menghilangkan risiko terkena tumor dan gangguan prostat, karena hewan sudah tidak memproduksi hormon testosteron lagi.
3. Mengurangi keingina untuk berkelahi sehingga kucing tidak terluka atau terinfeksi penyakit oleh kucing lain.
4. Mengurangi keinginan untuk pergi jauh dari rumah atau berkeliaran. Kucing jantan umumnya tidak bereaksi terhadap feromon, suatu zat yang dihasilkan kucing betina ketika sedang birahi agar kucing jantan mencarinya.
5. Mengurangi kebiasaan kencing sembarang (spraying) dan mengurangi bau urin.
6. Mengurangi kemungkinan terkena penyakit FeLV dan FIV

Sterilisasi dapat mengurangi atau menghilangkan beberapa perilaku yang mengganggu. Namun, pada kucing dewasa, perilaku tersebut sudah "dipelajari" dan mungkin bisa hilang sama sekali. Perlu waktu sekitar 30 hari bagi kucing jantan untuk berhenti kencing sembarangan (sprauing) dan bagi kucing betina untuk berhenti menunjukkan tanda-tanda birahi. Kucing jantan yang sudah dewasa mungkin saja akan meneruskan kebiasaannya tersebut tetapi bau urinnya tidak akan tajam. Kucing betina dewasa mungkin saja tetap menunjukkan tanda-tanda birahi (mengeong dengan keras, berguling-guling) tetapi tidak akan bisa hamil.

Oleh karena itu, banyak ahli yang merekomendasikan sterilisasi dilakukan pada usia dini (2-3 bulan) sebelum kucing mengalami birahi.

Pada prinsipnya, banyak alasan untuk melakukan sterilisasi pada hewan kesayangan anda. Kucing anda akan lebih sehat, bahagia dan menjadi teman yang lebih menyenangkan di rumah.

Lalu dimanakah anda bisa melakukan proses sterilisasi bagi hewan piaraan kesayangan anda? Biasanya di klinik dokter hewan (vetenarian) yang lumayan banyak ada di Jabodetabek dengan biaya operasi sterilisasi pasaran harga, Rp. 500.000 bagi kucing jantan dan Rp. 700.000 bagi kucing betina.

Tapi ada beberapa tempat yang dengan bantuan subsidi pemerintah anda bisa melakukan operasi sterilisasi berbiaya murah hanya Rp. 25.000,- untuk kucing jantan dan Rp. 50.000,- untuk kucing betina. Misalnya di Smart Pets, Pet Food, Accessories & Care sebuah toko dengan konsep pelayanan total dan keramahan seolah anda berada di rumah sendiri. Toko makanan, kelengkapan dan perawatan hewan piaraan ini memang juga turut memberikan penyuluhan, edukasi bagaimana merawat kesehatan hewan piaraan bagi para pencintanya.

Bahkan hingga akhir Juni 2009 ini program sterilisasi yang diadakan di rumah pemilik Smart Pets, Arif Rahman & istrinya, Opi (Sofyani) sudah overbooked. Ada sekitar 50 hewan piaraan yang sudah antri siap menunggu giliran dioperasi sterilisasi. Menurut Arif, karyawan nerusia 41 tahun ini bahwa minat serta animo masyarakat pencinta hewan piaraan lumayan tinggi, sehingga program sterilisasi yang diadakan dengan melalui promosi di tokonya, Smart Pets selalu diserbu oleh para pelanggannya.

Itulah sebabnya, Arif yang juga berkeinginan membantu masyarakat di kota Bekasi yang mencintai hewan agar ikut ambil bagian dari penyelematan hewan-hewan terlantar yang ada di wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya demi kebaikan dan keseimbangan ekologi dan kesehatan lingkungan tentunya. Baginya, dengan turut menyebarkan pengetahuan perawatan kesehatan hewan, maka otomatis ikut membangun kesehatan lingkungan pada umumnya, demikian ujarnya dan diiyakan oleh istrinya.

Pasangan suami istri ini memang baru dua bulan terjun di bidang usaha layanan hewan piaraan. Tapi ternyata respon pelanggan cukup signifikan dimana hal ini terlihat dari omzet mingguannya cukup lumayan tinggi di luar perkiraanya. Sehingga Arif, pria kelahiran Ciamis yang beristri orang Minang ini sangat optimis masa mendatang usaha Smart Pets akan maju berkembang pesat dan bertambah terus permintaan pasarnya.

Bila Anda ingin dan butuh perawatan kesehatan hewan piaraan Anda atau juga ingin mempercantik hewan piaraan Anda (grooming) dengan aksesoris hewan piaraan atau hanya sekadar membelikan makanan kesukaan kucing, anjing, hamster, kelinci dan ikan maka Anda bisa mengunjungi Smart Pets, di Jl. Raya Jatiwaringin 143. Telp 021.9120.4921
Jika Anda datang dari Kalimalang menuju lokasi Smart Pets maka setelah melewati Giant Hyper Market Jatiwaringin sekitar 100 m dan tempatnya da di sebelah kiri Anda.

[Iklan Promosi] DISCOUNT 5 % setiap pembelian makanan, aksesoris dan perawatan hewan piaraan Anda dengan membawa print-out artikel web-blogs ini ke toko Smart Pets.

Sidik Rizal
-----------------------------------------------------------------------------
PERAWATAN PASCA OPERASI STERILISASI
Agar hasil operasi lebih optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama masa pemulihan pasca-operasi. Pada umumnya, kucing janta akan lebih cepat pulih dibandingkan dengan kucing betina karena operasi pada kusing jantan lebih ringan.

Berikut adalah panduan singkat agar kucing Anda cepat pulih setelah proses sterilisasi:
1. Karena kucing Anda baru mengalami pembedahan, tempatkan ia di tempat yang bersih, hangat dan kering, sebaiknya dalam ruangan (indoor).
2. Jangan berikan makanan/minuman sampai waktu ang ditentukan oleh dokter (biasanya sampai kucing mengeluarkan urin sehabis operasi). Namun jika kucing Anda tidak mau makan setelah operasi, itu hal yang wajar karena mungkin ia masih merasa ual dan pusing akibat pengaruh obat bius.
3. Sedapat mungkin pisahkan kucing dari kucing lainnya, kalau perlu tempatkan di dalam kandang. Berikan waktu pada kucing untuk beristirahat dan tidak bermain dulu dengan yang lain agar benang jahitan tidak terlepas.
4. Jangan mencabut benang jahitan karena benang tersebut akan menyatu dengan otot.
5. Jika kucing Anda berusaha menjilat-jilat dan mencopot benang jahitan, gunakan collar di lehernya agar tak bisa melakukan hal tersebut.
6. Untuk sementara kotak pasir bagi kucing jantan sebaiknya diganti pasir dengan serpihan koran/kertas agar lebih higienis (Pasir dikhawatirkan menempel di luka bekas operasi ketika kucing jantan buang air).
7. Periksalah bekas operasi setiap hari untuk memastikan daerah bekas luka operasi tersebut bersih dan tidak infeksi.
Biasanya lokasi di sekitar bekas operasi akan terasa keras. Ini adalah hal yang biasa dan akan menjadi normal setelah 7-10 hari.

Sumber
http://www.aspca.org, Top 10 Reasons to Spay or Neuter Your Pet.
http://www.veterinerypetcare.com, Spaying and Neutering
http://www.cats.suite101.com, The Benefits of Having Your Kitten Altered by Darlene Cheek
http://www.KucingKita.com, Kastrasi/Kebiri oleh drh. Neno Waluyo S, 2007
http://www.aspca.org, ASPCA® mpbile clinic post-surgical and vaccination care instructions

22 comments:

Dobel Dobel Dot Com mengatakan...

Informasi karir
Veterinarians: Career, Salary and Education Information Dokter Hewan: Karir, Gaji dan Informasi Pendidikan

Career Profile: What do Veterinarians do? Profil Karir: Apa yang dilakukan Dokter Hewan?
Whether animals serve as companions or work on farmland, they need caring professionals to see to their health. Apakah hewan menjadi sahabat-sahabatnya atau bekerja di lahan pertanian, mereka harus merawat profesional untuk melihat kesehatan mereka. Veterinarians care for every step of an animal's life, from complications in birth to geriatric care. Dokter Hewan perawatan untuk setiap langkah dari sebuah kehidupan hewan, dari komplikasi dalam melahirkan geriatrik perawatan. In urban areas, veterinarians may use sophisticated technology, surgery, and preventative measures to care for pets. Di daerah perkotaan, dokter hewan dapat menggunakan teknologi canggih, operasi, dan langkah-langkah pencegahan untuk menjaga binatang peliharaan. On the farm, vets are highly valued for their ability to diagnose and treat the animals that keep business running. Pada peternakan, vets sangat berharga untuk kemampuan mereka untuk mendiagnosa dan memperlakukan binatang yang tetap menjalankan usaha.

A Day in the Life of a Veterinarian J Hari dalam Kehidupan seorang dokter hewan
The majority of veterinarians work in private practice, often owning all or part of a clinic. Mayoritas dokter hewan praktek kerja di swasta, sering memiliki semua atau bagian dari sebuah klinik. The daily job duties of veterinarians depend highly on their focus. Tugas-tugas sehari-hari kerja dokter hewan yang sangat tergantung pada fokus. Those dealing with small animals may spend their days interacting with owners in a clinic setting, while equine veterinarians may travel to ranches and farms to visit their patients. Mereka yang berhubungan dengan binatang kecil dikeluarkan hari mereka berinteraksi dengan pemilik klinik dalam pengaturan, sementara kuda Mei perjalanan ke dokter hewan dan peternakan ranches mengunjungi pasien mereka.

Rural veterinarians are more likely to travel, and all experience the typical trials of working with animals--the risk of being bitten, scratched, or kicked by frightened patients. Dokter hewan pedesaan lebih mungkin untuk melakukan perjalanan, dan semua pengalaman yang khas persidangan bekerja dengan binatang - risiko yang digigit, cedera, atau takut kicked oleh pasien. People skills are an important aspect of the job because veterinarians interact with owners as much as their animals. Orang keterampilan merupakan aspek penting karena pekerjaan dokter hewan berinteraksi dengan pemilik sebanyak mereka binatang.

Veterinarian Training and Education Dokter hewan Pelatihan dan Pendidikan
All veterinarians must be trained and licensed based on the requirements of their state. Semua dokter hewan harus dilatih dan berlisensi berdasarkan persyaratan dari negara mereka. A bachelor's degree or significant undergraduate coursework is the typical basis for admission to the 4-year Doctor of Veterinary Medicine degree. A bachelor's gelar sarjana atau signifikan Coursework adalah khas dasar untuk masuk ke-4 tahun Doctor of Kedokteran Hewan derajat.

Dobel Dobel Dot Com mengatakan...

Typical coursework for veterinarians includes vertebrate embryology, genetics, zoology, systemic physiology, and biology. Coursework khas untuk dokter hewan bertulang belakang termasuk embriologi, genetika, zoology, sistemik fisiologi, dan biologi. Pre-veterinary courses emphasize science, and courses in business management and career development are considered incredibly useful for veterinarians who want to run their own practice. Pre-veterinary kursus menekankan ilmu pengetahuan, dan program-program studi di bidang bisnis dan manajemen pengembangan karir dianggap luar biasa berguna bagi dokter hewan yang ingin menjalankan praktek mereka sendiri.

Veterinarian Employment & Outlook Dokter hewan Ketenagakerjaan & Outlook
About 62,000 veterinarians were employed nationwide in 2006, with 3 out of 4 in solo or group practice. Sekitar 62.000 dokter hewan yang bekerja secara nasional pada tahun 2006, dengan 3 dari 4 solo atau grup dalam praktek. Other employers include the federal government, research laboratories, animal food companies, and pharmaceutical companies. Majikan lainnya termasuk pemerintah federal, penelitian laboratorium, perusahaan makanan hewan, dan perusahaan farmasi.

Job prospects for veterinarians are expected to be excellent in the coming years, in part because of the relatively low number of accredited veterinary medicine schools. Prospek kerja dokter hewan untuk diharapkan menjadi unggulan di tahun-tahun mendatang, sebagian karena relatif rendah dari jumlah dokter hewan obat diakreditasi sekolah. The best opportunities can be found in rural areas, where a lower competition for work means better chances for recent graduates. Kesempatan yang terbaik dapat ditemukan di daerah pedesaan, di mana kompetisi yang lebih rendah untuk bekerja lebih baik berarti peluang untuk lulusan baru.

Employment is expected to increase 35 percent through 2016, with an estimated 22,000 new jobs created in the field. Pekerjaan diharapkan dapat meningkatkan 35 persen sampai 2016, dengan perkiraan 22.000 pekerjaan baru yang dibuat di lapangan. Trends in intensive veterinary care and sophisticated animal-care treatments are expected to drive the need for trained veterinarians. Tren dalam perawatan intensif dokter hewan-hewan dan canggih perawatan perawatan diharapkan dapat mendorong perlu dilatih untuk dokter hewan.

Typical Veterinarian Salary Dokter hewan khas Gaji
Earnings for veterinarians vary by location and client base. Penghasilan bagi dokter hewan bervariasi sesuai dengan lokasi dan klien dasar. The BLS reports that veterinarians saw mean annual earnings of $84,090 in 2007. BLS yang dokter hewan melihat laporan yang berarti penghasilan tahunan sebesar $ 84.090 pada tahun 2007. A survey by the American veterinary Medical Association found that starting salaries for Veterinary medical college graduates in 2006 ranged from $61,029 for those treating large animals exclusively, to $52,254 for those treating mixed animals, to $40,130 for equine veterinarians. Sebuah survei oleh dokter hewan American Medical Association menemukan bahwa gaji awal untuk Dokter Hewan medis lulusan sekolah pada tahun 2006 berkisar antara $ 61.029 bagi mereka yang merawat binatang besar secara eksklusif, untuk $ 52.254 untuk mereka yang merawat binatang dicampur, $ 40.130 untuk ke dokter hewan kuda.

Source Sumber
Bureau of Labor Statistics , Veterinarians Biro Statistik Tenaga Kerja, Dokter Hewan

Vetenarian of USA mengatakan...

Sorry, we could not find any deals in your area. Please enter a zip code above to search for deals.

Pet Center mengatakan...

Please don't hesitate to visit us. We provide all your need of your pets!

The Association of Avian Vetenary mengatakan...

Sorry, your search: "Indonesia" for "state" returned zero results.

Veterinarian.com mengatakan...

Which veterinary surgery is right for your pet?

Teacher's Guide mengatakan...

Apakah pekerjaan Dokter Hewan itu?

Biro Ketenagakerjaan & Statistik Amerika Serikat mengatakan...

Apakah arti Dokter Hewan itu?

Wikipedia mengatakan...

Arti Vetenarian dari berbagai sumber

Biro Statistik Ketenagakerjaan Amerika Serikat mengatakan...

Poin penting

# Dokter Hewan harus memiliki Affinity untuk hewan dan kemampuan untuk bersama-sama dengan pemiliknya.
# Graduation from an accredited college of veterinary medicine and a State license are required. Lulus dari sebuah perguruan tinggi yang terakreditasi obat dokter hewan dan Negara lisensi yang diperlukan.
# Competition for admission to veterinary school is keen; however, graduates should have excellent job opportunities. Persaingan untuk masuk ke sekolah dokter hewan yang peka, namun lulusan harus memiliki kesempatan kerja yang sangat baik.
# About 3 out of 4 veterinarians work in private practice. Tentang 3 dari 4 dokter hewan praktek kerja di swasta.

Koran PDHI mengatakan...

Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Bagi Dokter Hewan

Dalam pelayanan kesehatan hewan di Indonesia, peran dokter hewan dalam melaksanakan tugasnya memiliki dasar hukum, yaitu:

1. Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 1967 Tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Peternakan dan Kesehataan Hewan
2. Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen
3. Undang-Undang RI Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
4. Peraturan Pemerintah RI Nomor 15 Tahun 1977 Tentang Penolakan, Pencegahan, Pemberantasan dan Pengobatan penyakit hewan
5. Peraturan Pemerintah RI Nomor 22 Tahun 1983 Tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner,
6. Peraturan Pemerintah RI Nomor 38 Tahun 2007, tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Propinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten dan Kota.
7. Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 206/Kpts/OT.21/4/2001 Tentang Pedoman Penetapan Standart Pelayanan Minimal Bidang Pertanian.
8. Peraturan Menteri Pertanian Nomor : 64/Permentan/T.140/9/2007 Tentang Pedoman Pelayanan Pusat Kesehatan Hewan.
9. Keputusan Direktur Jenderal Peternakan Nomor : 820/Kpts/DJP/Deptan/1984 Tentang Ketentuan Praktek dan atau Kegiatan Pelayanan Kesehatan Hewan bagi Dokter Hewan Praktek.
10. Peraturan Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 29 Tahun 2000 Tentang Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur.
11. Peraturan Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2005 Tentang Restribusi Pemakaian Kekayaan Daerah.
12. Keputusan Kepala Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur Jatim Nomor : 118.4/1046/117.03/2002 Tentang Standarisasi Pelayanan Kesehatan Hewan dan atau Praktek Dokter Hewan.

Selama menjalankan tugas dalam peningkatan kesehatan hewan dan menjamin kesejahteraan masyarakat Indonesia, Dokter hewan memiliki beberapa kewajiban dan hak yang harus dilakukan sesuai dengan profesinya.


Hak Dokter Hewan:

1. Melakukan diagnosa klinik yang didukungan pemeriksaan laboratorium Pathologi,
2. Penanganan gangguan reproduksi
3. Kegiatan pencegahan dan pengobatan penyakit hewan
4. Tindakan bedah hewan, serta
5. Kegiatan pengendalian penyakit hewan lainnya (Tidak dalam kegiatan ini, yang menyangkut PHM yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku).


Kewajiban sebagai Dokter Hewan:

1. Dokter Hewan yang melakukan Pelayanan Kesehatan Hewan dan Praktek Dokter Hewan harus mendapatkan ijin dari instansi berwenang (Dinas Peternakan Propinsi, berdasar Keputusan Direktur Jenderal Peternakan Nomor 820/Kpts/DJP/Deptan/1984 Tentang Ketentuan Praktek dan atau Kegiatan Pelayanan Kesehatan Hewan bagi Dokter Hewan Praktek, Pasal 6. Dinas Peternakan Propinsi sebagai instansi yang diserahi wewenang untuk memberikan dan mencabut surat ijin praktek dan atau kegiatan pelayanan kesehatan hewan.
2. Melaporkan secara berkala kegiatan Praktek Dokter Hewan kepada Dinas Peternakan / membidangi Kesehatan Hewan Kab./Kota dan Dinas Peternakan Propinsi.
3. Apabila ada wabah PHM wajib melaporkan ke Dinas Peternakan setempat dalam waktu 24 jam.

Seluruh profesi penyembuh (kedokteran dan mitranya kefarmasian)
harus tunduk kepada kesepakatan dunia melalui World Medical Association yang mengukuhkan Bapak Kedokteran yaitu Hippocrates dan Sumpah Kedokterannya adalah “Primum Non Nocere” atau “Above all, do no harm”. Itu sebabnya Filsafat Kedokteran dinyatakan TERLEPAS dari ilmu-ilmu filsafat

KESEPAKATAN DUNIA MENYATAKAN BAHWA :
“Profesi” yang berasal dari kata latin “profesio” yang berarti “pengakuan” adalah pengakuan atas keahlian khusus yang memiliki ciri-ciri :

1. Diambil sumpahnya
2. Ber Kode-Etik
3. Berizin praktek dalam layanannya

Sehingga Dokter (Dokter, Dokter Hewan, Dokter Gigi) dan Apoteker harus memenuhi ciri-ciri tersebut.

Tulisan 1 dari 2 bagian)

Koran PDHI mengatakan...

(lanjutan tulisan 2 dari 2 bagian)

Selama pelaksanaan profesi dokter hewan. Diwajibkan bagi semua dokter memiliki SURAT IJIN PRAKTEK. Adapun Persyaratan perijinan Dokter Hewan antara lain:

1. Surat Permohonan / Perpanjangan diajukan kepada Kepala Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur
2. Foto Copy Ijasah Dokter Hewan (berijasah Dokter Hewan dari Universitas atau Institusi terakreditasi)
3. Foto copy KTP dan KTA PDHI (terdaftar sebagai anggota PDHI dan memiliki Kartu Tanda Anggota PDHI yang masih berlaku)
4. Rekomendasi dari PDHI Cabang Jawa Timur setempat
5. Rekomendasi dari Dinas Peternakan / membidangi kesehatan hewan kab. / kota setempat.
6. Memenuhi syarat minimum kelengkapan sarana dan prasarana yang tersedia di tempat praktek
7. Surat keterangan melaksanakan orientasi praktek
8. Pas Photo berwarna ukuran 4 X 6 Cm (sebanyak 4 lembar)
9. Mengisi surat pernyataan membuat laporan rutin

Sedangkan prosedur dalam mengajuan Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter Hewan, adalah sebagai berikut:

1. Pemohon mengajukan permohonan Rekomendasi Ijin ke Dinas Peternakan / yang membidangi Kesehatan Hewan Kab. / Kota setempat dan PDHI cabang Jawa Timur setempat dilampiri persyaratan teknis dan administrasi disampaikan ke Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur.
2. Dinas Peternakan Prop. Jatim berwenang mengeluarkan SIP Dokter Hewan.
3. Masa berlaku 5 tahun sejak tanggal dikeluarkannya SIP Dokter Hewan

Selama pelaksaan kegiatan profesi dokter hewan, pemerintah berhak mencabut Surat Ijin Praktek yang dimiliki dokter hewan dengan alasan sebagai berikut;

1. Yang bersangkutan hilang ingatan
2. Selama setahun berturut-turut tidak melakukan kegiatan
3. Berijasah tidak sah
4. Habis masa ijin yang lama dan tidak mengajukan perpanjangan
5. Usulan dari PDHI cabang setempat
6. Melakukan tindak pidana
7. Melanggar ketentuan lain yang telah ditetapkan

(bersambung ke bagian 3)

Koran PDHI mengatakan...

(Sambungan dari bagian 2)

Untuk mempertanggung jawabkan kegiatan dan kewajibannya, Dokter Hewan yang melakukan pelayanan kesehatan hewan dan atau Praktek Dokter Hewan
WAJIB membuat laporan tertulis kepada Dinas yang membidangi Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab. / Kota setempat dan Dinas Peternakan Prop. Jatim.
Laporan penyakit hewan menular menggunakan
Format Laporan E-1, E-2, dan E- 2b. ditujukan :

1. Setiap bulan kepada Dinas Peternakan / yang membidangi kesehatan hewan kab./ kota setempat dan;
2. Setiap 3 (tiga) bulan kepada Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur.
3. Untuk setiap Dokter Hewan Praktisi harus merecord pelaporan kesehatan hewan sesuai form E2a (Buku Catatan Kejadian Penyakit)

Prosedur pelaporan wabah Penyakit Hewan Menular (PHM) :
1. Laporan dalam waktu 1 X 24 Jam sudah sampai
ke Dinas Peternakan atau yang membidangi
Kesehatan Hewan Kab. / Kota dan Dinas
Peternakan Propinsi Jawa Timur
2. Laporan menggunakan media komunikasi yang
tercepat antara lain melalui telepon, SMS,
telegram, tex, surat kilat khusus, faksimile dll.

Berikut jenis kegiatan dalam pelaksaan keprofesian Dokter Hewan Praktek:
1. Dokter Hewan Praktek Mandiri

1. Melakukan pemeriksaan (meliputi sistem digesti, sirkulasi, reproduksi, resirasi, kulit, perkemihan ) dan diagnosa klinis, lab. Sederhana, pengobatan, penyembuhan dan pemulihan kesehatan thd hewan sakit.
2. Bedah hewan (meliputi sistem digesti, sirkulasi, reproduksi, respirasi, kulit, perkemihan), kastrasi, ovariectomi, kecantikan hewan
3. Konsultasi masalah kesehatan hewan, gizi hewan dan makanan ternak
4. Penyuluhan kesehatan hewan
5. Melakukan pemantauan dan melaporkan kejadian PHM serta wabah PHM di wilayah kerjanya kepada Dinas Peternakan / Dinas yang menangani kesehatan hewan Kab. / Kota dan Propinsi.

2. Klinik Hewan/Dokter Hewan Praktek Bersama

1. Melakukan pemeriksaan dan diagnosa klinis, lab. Sederhana, pengobatan, penyembuhan dan pemulihan kesehatan thd hewan sakit.
2. Bedah hewan (meliputi sistem digesti, sirkulasi, reproduksi, respirasi, kulit, perkemihan), kastrasi, ovariectomi, kecantikan hewan
3. Konsultasi masalah kesehatan hewan, gizi hewan dan makanan ternak
4. Penyuluhan kesehatan hewan
5. Melakukan pemantauan dan melaporkan kejadian PHM serta wabah PHM di wilayah kerjanya kepada Dinas Peternakan / Dinas yang menangani kesehatan hewan Kab. / Kota dan Propinsi.

3. Rumah Sakit Hewan

1. Melakukan pemeriksaan (meliputi sistem digesti, sirkulasi, reproduksi, respirasi, kulit, perkemihan), diagnosa, pengobatan, penyembuhan dan pemulihan kesehatan terhadap hewan sakit
2. Pencegahan dan pengobatan PHM dan tidak menular serta perawatan hewan sakit
3. Melakukan bedah untuk tujuan kosmetik ataupun terapi
4. Menyediakan fasilitas rawat inap hewan
5. Konsultasi masalah keswan, gizi hewan dan makanan ternak
6. Penanganan kesehatan hasil produksi ternak dan penanganan yang berkaitan dengan kegiatan kesehatan masyarakat veteriner lainnya
7. Penyuluhan kesehatan hewan
8. Melakukan pemantauan dan melaporkan kejadian PHM serta wabah PHM di wilayah kerjanya kepada Dinas Peternakan / Dinas yang menangani kesehatan hewan Kab. / Kota dan Propinsi.

Salon Anjing & Kucing mengatakan...

Cara Praktis Merawat Hewan Kesayangan Anda!!!

Amazing Grace mengatakan...

Our Service :
Saloon & Groming, Klinik Hewan, Food & Accessories, Penitipan / Hotel
BEST SERVICE , BEST PRICE, ONE STOP SHOPPING FOR YOUR PET

Piet Pet Shop mengatakan...

PIET Pet Shop menyediakan layanan :

Aksesoris
Dogfood (Dry/Can)
Catfood (Dry/Can)
Hamster&Bird
Kandang
Salon Hewan

Buka setiap hari
Jam 09.00 - 19.00 WIB

Klinik Hewan Piet mengatakan...

PIET klinik hewan 24 jam
Klinik untuk hewan kesayangan anda
Hewan peliharaan anda sakit atau bermasalah ?
Segera hubungi kami..
Kami melayani anda 24 jam

www.AnjingBagus.Com mengatakan...

Tips Perawatan Golden Retriever

Untuk Informasi Tentang kesehatan perawatan dll segera klik Artikel Anjingbagus atau klik gambar dibawah untuk tips dari kennel Merapi Kennel

AnjingKita.com mengatakan...

Merawat Anjing ?

SatwaKita.com mengatakan...

SATWAKITA
Professional Pet Clinic

Klinik Hewan, Salon, Penitipan dan Pet Shop.
Jam Praktek Dokter Hewan 09.00-20.00

Hub :
drh. aniq syihabuddin

Kucing Persia mengatakan...

CAMELIA CAT'S

CAMELIA CAT'S BANDUNG MENYEDIAKAN
KUCING PERSIA & EXOTIC PET QUALITY -
BREED QUALITY - SHOW QUALITY...
PEDIGREED / NON PEDIGREED,
ALL COLOR & HIMALAYA…

Dokter Hewan & Klinik mengatakan...

Dokter Hewan & Klinik

service : vaksinasi, house call, oprasi, penitipan hewan dll Buka jam 4 sore tutup jam 9 (hai kerja) dan jika dalam keadaan urgent kami juga siap membantu anda anytime untuk hari sabtu minggu kami buka dari pagi dgn perjanjian jadi tunggu apa lagi silahkan hubungi kami.

drh. Surya Al Qamar
Komplek Perumahan KORPRI No. 34, Keutapang 2. Banda Aceh
Banda Aceh NAD 23352 Indonesia
Telp : 0816344338 (Drh. Surya)
Email : alqamar_vetdoc@hotmail.com

Weblink Terkait Dengan Profil Usaha

BeritaTerkini

Follow by Email

FORMULIR MITRA WARALABA

Klik di sini untuk pengisian formulir kemitraan usaha waralaba

Chat Box dengan Kami

Popular Posts

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. . profil usaha . - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger